Perawatan Ginseng
– Kelembapan tanah harus dijaga pada tingkat yang sesuai, namun tidak boleh terlalu lembap dalam jangka waktu lama karena dapat menyebabkan pembusukan umbi. Parit drainase perlu dibuat di sekitar area penanaman untuk mencegah air hujan menggenang. Setelah hujan, air harus dialirkan sepenuhnya.
– Gulma perlu dicabut secara manual dan parit pada bedengan harus dibersihkan. Pada bulan Maret, ginseng mulai mengeluarkan tunas; pada bulan April hingga Mei, penyiraman harus dipastikan cukup untuk menjaga kelembapan serta mencegah kekeringan akibat cuaca panas.
– Sebelum bulan Juni, area kebun perlu dibersihkan, parit digali kembali, dan sistem drainase dipastikan berfungsi dengan baik.
– Pada akhir musim hujan, pupuk diberikan di sekitar pangkal tanaman, parit dibersihkan, dan gulma dibuang untuk mempersiapkan tanaman ginseng memasuki fase dorman (istirahat).