Proses Budidaya Ginseng Korea

Ginseng Korea adalah tanaman herbal berharga yang terkenal di seluruh dunia. Mari bersama Geumsan mempelajari proses penanaman, perawatan, dan panen ginseng.

Setelah ditanam selama sekitar 4 hingga 6 tahun, tanaman ginseng akan berkembang sepenuhnya dan mengandung manfaat terbaik. Musim panen ginseng dimulai dari awal September hingga akhir Desember.

Ginseng Korea berusia 4 tahun:
Kandungan saponin pada ginseng berusia 4 tahun melebihi 95%. Namun, bentuk umbinya masih belum berkembang sempurna. Beratnya juga belum mencapai tingkat maksimum, hanya sekitar 30–60 gram per umbi.

Ginseng Korea berusia 6 tahun:
Kandungan saponin telah mencapai tingkat optimal. Pada usia ini, bentuk umbi ginseng paling menyerupai bentuk manusia, dengan bagian kepala, badan, akar utama, serta cabang-cabang akar yang lengkap.

Berikut adalah proses penanaman ginseng Korea.
Cara Menanam Ginseng

– Masa pertumbuhan ginseng dibagi dengan jelas berdasarkan tahun. Pada tahun pertama, akar, batang, dan daun mulai terbentuk. Dari tahun kedua hingga tahun keempat merupakan fase pertumbuhan dan pemeliharaan, di mana akar terus membesar dan setiap tahun akan membentuk cabang tambahan. Setelah 6 tahun, akar akan berkembang sepenuhnya menjadi umbi ginseng dan dapat mulai dipanen.

– Penanaman bibit: Keluarkan bibit dari polybag dengan hati-hati agar tidak merusak akar. Gali lubang sedalam 10–12 cm, masukkan bibit ke dalam lubang, tekan perlahan pada bagian pangkal tanaman, lalu tutup dengan lapisan tanah tipis hingga lubang tertutup sepenuhnya. Pastikan tidak terjadi genangan air untuk mencegah pembusukan umbi.
Perawatan Ginseng

– Kelembapan tanah harus dijaga pada tingkat yang sesuai, namun tidak boleh terlalu lembap dalam jangka waktu lama karena dapat menyebabkan pembusukan umbi. Parit drainase perlu dibuat di sekitar area penanaman untuk mencegah air hujan menggenang. Setelah hujan, air harus dialirkan sepenuhnya.

– Gulma perlu dicabut secara manual dan parit pada bedengan harus dibersihkan. Pada bulan Maret, ginseng mulai mengeluarkan tunas; pada bulan April hingga Mei, penyiraman harus dipastikan cukup untuk menjaga kelembapan serta mencegah kekeringan akibat cuaca panas.

– Sebelum bulan Juni, area kebun perlu dibersihkan, parit digali kembali, dan sistem drainase dipastikan berfungsi dengan baik.

– Pada akhir musim hujan, pupuk diberikan di sekitar pangkal tanaman, parit dibersihkan, dan gulma dibuang untuk mempersiapkan tanaman ginseng memasuki fase dorman (istirahat).